Home » Posts filed under Puisi Islami
Showing posts with label Puisi Islami. Show all posts
Showing posts with label Puisi Islami. Show all posts

Thursday, July 31, 2014

Murka-Mu

Aku tahu posisiku
di mana aku berdiri saat ini
di tepi kemarahanMu...

Wahai Tuhan yang Maha Penyayang...
Kesalahan kami padaMU
tak terhingga,
tak termaafkan...
padahal Engkau Maha Penyayang...
Maha Suci Engkau, hanyalah kata maaf yang bisa kuhaturkan...

Dengan Cinta

Aku kembali pada-Mu
dengan cinta...
penyesalan dan rasa malu,
turut bersama...
Engkau yang kembali kupuja,

segenap daging dan darah ini
membutuhkan kehadiran-Mu

segenap logika dan emosi ini
membutuhkan keindahan-Mu

Mereka yang tak tahu,
bukanlah urusanku...
mereka yang membenci,
bukanlah peduliku...
Duhai Yang Maha Indah,
matilah jiwa ini tanpaMu,
Duhai Yang Maha Penyayang,
matilah raga ini tanpa Kasihku

Dari kebencian dan kemarahan,
dari kelemahan dan kelelahan,
aku kembali padaMu dengan kelegaan...

sungguh bodoh diri ini,
mencari cinta pada dunia...

sungguh hilang diri ini,

mencari bahagia pada manusia...

Cukuplah Engkau bagiku...
Tuhanku,

baru kutahu...
tak berdaya aku tanpaMu,

baru kusadari...
tiada senyum tanpaMu,

baru kurasa...
tiada bahagia tanpaMu,

Cukuplah Engkau bagiku...
Ucapan ini bukan pernyataanku,
tapi ini adalah doa dan harapanku...

Cukuplah Engkau bagiku...
karena Engkau tak tergantikan...
dengan apapun atau siapapun...
Cukuplah Engkau bagiku...

aku tak bisa hidup dengan kebutuhan lain,
selainkan hanya denganMU....

ini doaku, ini permohonanku...
bukan pernyataanku...
Cukuplah Engkau bagiku...

without You... is worst then death itself

Pecinta Itu Bodoh?

Ha ha...
bukankah semua pecinta itu bodoh?...

Naik dan turun kalbu terbaca...
nampak bodoh...
naif...
kekanak-kanakan...

diri menjadi ciut,
badan berdiri kaku...
"aku tampak bodoh!"

Tanpa-Mu

Ketika itu....
angkuh aku berkata
Kau ku tak butuh!

Ketika itu....
muak ku berpaling muka
Kau dan aku beda!

Marahku bicara
Sedihku sembunyi
Diriku bukanlah diriku

Saturday, January 25, 2014

SUJUD DI ATAS PASIR

Indah dunia,mungkin masih bisa digapai tangan
namun,indah akhirat sungguh tak pernah terbayang dalam fikiran ku
Kalaupun boleh tak lelah mengejar..
niscaya laut pun tak jadi penghalang 

Disudut negeri ini aku melihat
di pojok bumi ini aku menyaksikan betapa kesederhanaan berbalut
kebahagiaan….
betapa qonnaah menjadi pelangi kehidupan


Tuesday, November 5, 2013

TAHUN BARU HIJRIYAH

Kini telah tampak hilal Muharam,
menyisakan kenangan masa silam.
Telah memasuki gerbang kehidupan baru,
baik atau buruk pun belum tentu.
Kehidupan silam hanya bisa dikenang,
sisa hidup pun kian berkurang.
Tantangan hidup kian menjulang,
perjalanan hidup tak selalu senang.

Saturday, November 2, 2013

RASULULLAH

Rasulullah dalam mengenalmu
Kami susun lembaran syarahmu
Pahit getir perjuanganmu
Membawa cahaya kebenaran
Engkau tebarkan pengorbananmu
Untuk ummatmu yang tercinta
Walau harus tempuh derita
Setegar hatimu menempuh

Wednesday, September 18, 2013

SYAIR GUS DUR DALAM BAHASA JAWA

Ngawiti ingsung nglaras syi’iran
Kelawan muji marang Pangeran
Kang paring rahmat lan kenikmatan
Rina wengine tanpa pitungan.


Saturday, June 15, 2013

AL I'TIRAF (Karya Abu Nawas Al Baghdadi)


Ilaahi lastu lil firdausi ahlan
Walaa aqwa alannaaril jahiimi

SEBUAH PENGAKUAN


Ya Tuhanku saya tak pantas menghuni surga firdaus-Mu
Tetapi saya tidak kuat menahan siksa neraka-Mu
Maka berilah hambaMu ini ampunan dan hapuskanlah dosa-dosaku
Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dari segala dosa
Dan Engkau Maha Agung.

Friday, May 10, 2013

PANTUN ISLAMI

Ada penyebab akibat pun datang ,
kapal karam di tengah samudera.
Dalam al Kitab ada yang terlarang,
perkara haram jangan dicoba.

Bunga kenanga di atas kubur,
benang sari di bunga jantan.
Apa guna sombong takabur
Rusak hati binasa badan

Saturday, February 2, 2013

SYAIR SELAMAT MAULID NABI


Dua belas Rabiul Awwali
Atau lima tujuh satu Masehi
Hari Isnen dilahirkan Nabi
Lahir yatim sesudah enam tahun bundanya mati
      
       Sederhana hidupnya Nabi
       Utusan Tuhanku yang memberkati
       Tuhan Allah merahmati
       Kepada hamba ummat yang berbakti

Monday, July 30, 2012

Masih Mengenai Karya Musthofa Bisri: Lailatul Qadr, Mencintai dan Pandangan


Lanjutan dari Kumpulan Puisi Mustofa Bisri

Lailatul Qadr 
Inilah malam yang Allah janjikan.
Lebih bermakna dari seribu bulan.
Butir-butir putih.
Memilih insan putih hati.
Yang mengerti.

Langkah tak sepanjang sajadah.
Di langit. kerlip bintang berganti riang.
Iringi Jibril turun kebumi.
Angin enggan berhembus.
Mengheningkan malam.
Hingga fajar tiba.
Malam lailatul qodar.
 Malam impian.
Mukmin diatas bumi Allah.

Masih Mengenai Karya Musthofa Bisri: Syair Cinta Para Sufi dan Bunga Kamboja

Lanjutan dari Kumpulan Puisi Mustofa Bisri

Syair Cinta Para Sufi 
Kuselesaikan tarian cintaku.
Dalam sujud dalam wujud.
Dalam fikir dalam dzikir.
Sedalamnya cinta yang dalam.
Kutuntaskan sajak cintaku.
Sepanjang ma'rifat sepanjang hayat.
Sepanjang iman sepanjang jalan.
Sepanjang cinta yang panjang.
Hingga tak tersisa dalam jiwaku.
Setitik embun duniawi.

Friday, July 27, 2012

Kumpulan Puisi Mustofa Bisri

Sujud


Bagaimana kau hendak bersujud pasrah
sedang wajahmu yang bersih sumringah
keningmu yang mulia
dan indah begitu pongah
minta sajadah
agar tak menyentuh tanah.

Apakah kau melihatnya
seperti iblis saat menolak menyembah bapakmu
dengan congkak,
tanah hanya patut diinjak,
tempat kencing dan berak
membuang ludah dan dahak
atau paling jauh hanya jadi lahan
pemanjaan nafsu
serakah dan tamak.

Sunday, April 22, 2012

Pungguk Merindukan Bulan

aku bagiMu
bagai pungguk merindukan Bulan...
seberapa besar cintaku
terpancung dengan keburukanku

ini mampuku,
hanya segini...
untuk terbang kearahMU,
aku tak akan mampu...

aku tahu,
jika Engkau menolakku,
karena kelemahanku,
karena kebodohanku,

Jika Engkau ijinkan aku,
menjadi debu diKakiMu,
itu lebih baik bagiku,

Akankah
aku kandas disini?
hingga nafasku
yang penghabisan?

aku...
tak mampu terbang kearahMu,
tapi...
aku tak pernah berpaling
dari memandangMu
terus...

akankah Engkau terus...
menolakku?

hanya ini mampuku...
hanya ini

Saturday, April 21, 2012

setan-setan yang ribut Lucu!!!

by: Sri Mulyani 

baru saja setan2 itu ribut lagi! 
sungguh kadang mereka itu amat lucu,
dengan rayuan yang kadang terdengar bodoh ditelingaku

mereka bilang...
aku ini keterlaluan dalam agama,
menjadi pecinta Allah adalah suatu yang tidak perlu dan TERLALU...

mereka bilang,
pecinta Allah tak cocok untuk jaman ini,
kehidupan zuhud adalah keterlaluan...

aku bilang...
"diam!...
jiwaku telah jatuh cinta pada Rab-nya,
jika cinta telah terpagut... apa yang mampu kalian lakukan???
cinta itu akan menang!"

mereka diam dengan KESAL...
setan-setan itu meninggalkan aku sesaat...
lalu mereka datang lagi...

"Hey hamba yang bodoh!!!...
untuk apa kau jadi pecinta Tuhan seperti ini???
Kau korbankan duniamu dan segalanya untuk Percintaan dengan DIA???
Kau sungguh BODOH!... Lihat dirimu!!!

Kau menjadi gadis yang tidak laku!!!
Jalan Pikiranmu yang terlalu Agamais,
membuat banyak lelaki yang kau inginin lari darimu!!!
Mereka takut padamu...
mereka tak mampu mengejar keimananmu...
untuk apa kau begitu hebatnya mengorbankan duniamu...
untuk percintaan ini....

Kau GILA!!!... mencintai Tuhan adalah GILA!!!
kau tak bisa melihat diriNYA...
kau tak tahu benar KeberadaanNYA!!!

untuk apa???
untuk kehilangan cinta laki2 tampan darimu???

----------- aku diam....

betapa bodohnya mereka...
kubiarkan saja mereka berceloteh sesuka hati...

mereka pikir mereka benar...
mereka rasa, mereka benar...

tentu saja!!!

bagaimana mungkin setan-setan itu dapat merasakan kenikmatan hubunganku dengan Tuhan???
Ketika Allah Membelai jiwaku dengan halus...
bagaiman bisa mereka rasa Cinta KasihNya yang terlarang bagi mereka???

Ketika Allah Murka padaku dan menegurku...
bagaimana mungkin mereka bisa merasakan teguran Halus penuh Cemburu dari Sang Maha Suci???

Ketika Allah Memnyusupkan KeRiangan di hatiku hingga aku dapat tertawa lepas...
bagaimana bisa mereka merasakan kenikmatan Canda dari Tuhan Yang Maha Agung???

KasihNYA hanya untuk hambaNYA...
CintaNYA terhijab dari setan-setan terkutuk itu...

Ketika mereka berusaha menarikku dari Cinta ini...
Mereka melakukan hal yang sia-sia...

Karena Penguasa jiwa dan hatiku saat ini adalah Allaah...

Jika Allah Menyapaku... aku terbelenggu padaNya
Jika Allah Berpaling dariku... aku akan dengan gila mencariNYA
Jika Allah Menghukumku... aku akan terus bersimpuh hingga Dia Mengampuni aku
Jika Allah Mengujiku... aku akan memohon PertolonganNya...

Aku memang gila...
gila karena cinta...
cinta pada Allah...

bukan hanya setan-setan itu yg menganggap aku gila...
kebanyakan manusia juga akan berpikir aku gila...

YA!!!...... BENAR!!!
aku ini GILA... Tergila-gila pada Allah...

Jika Cleopatra dikagumi karena mati atas nama cinta pada seorang laki-laki...
Jika Romeo dan Juliet digandrungi karena percintaan mereka bertumbal nyawa...

Mencintai Allaah aku dianggap GILA???

Biarkanlah!!!!!!!!

aku memang gila akan cinta ini...
aku ingin lebih dan lebih lagi...
lagi.... dan lagi....

akulah budak cinta
cinta pada Tuhannya...

Friday, March 9, 2012

Bebas

Kebebasan adalah milikku
setelah seratus windu aku terbelenggu

sayap telah terkembang
setelah sejuta hari ia patah

tiada tuan selain Tuan
yang menguasai mahkota jiwa

tirai air telah terjuntai
mengelilingi pusara kalbu
mengambang lembut dan bercahaya

POPULAR POST